Tragedi Kunci Lab

Masuk Tahun Ajaran Baru ini, cukup banyak drama yang dilewatinya. Mulai dari bimbang lanjut atau nggak karena abi yang nyuruh buru-buru pulang dan mengabdi di masyarakat tapi gamau dulu pulang karena masih pengen disini setaun lagi aja, minimal, drama selanjutnya adalah bergelut dengan Magang dan semua embel-embelnya, dimana minggu terakhir magang adalah minggu raker awal tahun...
But, Alhamdulillah.. Allah menakdirkanku untuk tetap disini. 

Aku memutuskan untuk mengiyakan tawaran mengajar di MTs, ketika itu. Meskipun sehari setelahnya, aku uring-uringan mencoba menolak dan mencabut persetujuanku. "Gabisaa ka, gapapa Gampang ko ngajar TIK, udah ada modulnya juga." Katanya meyakinkan. 

Minggu raker aku dibingungkan oleh kegelisahan "Apa saja yang harus disiapkan, Aku harus ngapain, Aku harus gimana, Siapa yang harus kutanya.." dan pertanyaan-pertanyaan lain yang lari-lari dipikiran. Kebingunganku bertambah karena aku sudah lama gak hadir magang. 
Ketika Al-Qutab berlangsung aku mencoba izin untuk tidak magang, berat sebenarnya menentukan dua pilihan yang sama-sama pentingnya.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Guru

Karantina Kelas 9