"Ih harusnya ka Didah dulu yang kenalan. Jangan kita." ucap Balqis saat dia, Elvita, syalwa dan Farah selesai memperkenalkan diri. "Jangan, kalian dulu aja." tolakku. Mereka terus membujuk, sampai akhirnya.. "Nama lengkap, Didah Pingdi Hamidah." kuperkenalkan diriku mulai dari nama, asal, riwayat pendidikan, keluarga, cita-citaaa dan cinta. "Ka Didah sekarang lagi ngcrushin siapa..?" "Gaada, umur segini mah udah ga mikirin itu." jawabku sambil tersenyum. "Ah bohong, pasti adaa." "Atau, lagi kagum sama siapa deh.." tanya mereka lagi pantang menyerah. "Wah banyak, kagum sama ustadz Ali karena ilmu dan kehebatan-kehebatannya." jawabku. "Yang jomblo gitu loh kaaaa.." mereka kesal. "Ayo kaaa siapa, kita keep ko pasti." Segera kutepis prasangka-prasangka mereka dengan obrolan dan candaan lain, tapi pertanyaan mereka selalu kembali pada... "Masa gaada sih ka, pasti ada lah." "Em...