Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

Beli Oksigen

 Sabtu, 25 Mei 2024

Pe Lima Lagi

seperti minggu sebelumnya, kelas 8.2 masih berkutat dengan projeknya. Membuat produk bioteknologi ; tape. sedari malam guru mapel jam P5 ini sudah galau besok ngapain aja, besok gimana aja..  walaupun sudah bertanya banyak ke Ms Ela salasatu panitianya, tetap saja. *** *** *** ms ela segera memberikan sampel tape pembanding sebelum aku masuk kelas. 

Shilla Sawangan

Gambar
 

Ayam temuan

"Ka, aku nemu ayam di aula. Masih utuh, boleh ga ka aku umumin..?" Tanya Elvita dan teman angkatannya di kelas 8 setelah bel belajar malam selesai berbunyi. "Jangan, udah malem sekarang." "Terus gimana dong ka, mubadzir." katanya sambil senyum-senyum. semuanya terlihat berkecukupan, tapi urusan makanan selalu terdepan. sesederhana apapun makanannya. Itulah santri. Tidak-tidak, ini bukan citra yang buruk kok. "Kalo mau, yaaa keliling dulu ke seluruh kamar. Pastiin semua dapet informasi ayam ilang ini. kalo gaada yang ngaku, yaudah." "Yaaah, masa ke semua kamar si ka." Mereka sedikit kecewa. "Udah ih, ayo ke atas siap-siap istirahat." "Ka Didah Ka Didah, tadi siapa yang titip pesan.." goda mereka. sebenarnta Aku tau arahnya kemana.  "Pesen apa..?" "Tadi, yang buat kelas 8.4." timpalnya. "Oooohhh yang lewat Naflaa ?" jawabku sambil menahan senyum. "Cieeeeeeee" "Ciee, jadi nih...

Crush

"Ih harusnya ka Didah dulu yang kenalan. Jangan kita." ucap Balqis saat dia, Elvita, syalwa dan Farah selesai memperkenalkan diri. "Jangan, kalian dulu aja." tolakku. Mereka terus membujuk, sampai akhirnya.. "Nama lengkap, Didah Pingdi Hamidah." kuperkenalkan diriku mulai dari nama, asal, riwayat pendidikan, keluarga, cita-citaaa dan cinta. "Ka Didah sekarang lagi ngcrushin siapa..?"  "Gaada, umur segini mah udah ga mikirin itu." jawabku sambil tersenyum. "Ah bohong, pasti adaa." "Atau, lagi kagum sama siapa deh.." tanya mereka lagi pantang menyerah. "Wah banyak, kagum sama ustadz Ali karena ilmu dan kehebatan-kehebatannya." jawabku. "Yang jomblo gitu loh kaaaa.." mereka kesal. "Ayo kaaa siapa, kita keep ko pasti." Segera kutepis prasangka-prasangka mereka dengan obrolan dan candaan lain, tapi pertanyaan mereka selalu kembali pada... "Masa gaada sih ka, pasti ada lah." "Em...

Juara Saman

"Ka, hari sabtu kosong ga.?" Tanya ms ela. "Kosong ms, paling mau foto bareng aja sama anak-anak halaqah." "Bisa temenin anak-anak lomba saman ga..?" "Boleh Ms, dimana..?" **** ***** **** Sabtu, 11 Mei 2024 Setelah sampai di tujuan, aku dan anak-anak yang bersama di grab segera turun dari mobil menuju poin mall. Sang supir hanya mengantar kami sampai pinggiran jalan dengan alasan ada penumpang lain yang ingin segera naik. Terpaksa kami jalan kaki dan segera masuk menuju LG1. Tempat perlombaan. Saat masuk, sudah terlihat banyak sekali anak-anak seusia mereka berdandan cantik dengan kostum saman sehingga cukup sulit menemukan rombongan al adzkar yang sudah sampai duluan. "Ka, sebelah mana..?" "Belakang panggung." "Oh itu Ka shafia" tunjuk Hava. Karena waktu sudah menunjukan pukul 12 lewat, kuajak anak-anak yang tidak berhalangan untuk shalat dzuhur dulu. "Di Lantai 2 yaa ka." Kata anak kelas 10 yang sudah sel...

P-Lima

"Jangan lupa untuk mengganti remaja nya ketika kegiatan berlangsung." Mr Ambo mengingatkan kami. Pekan sebelumnya, sampai di spill wali kelasnya kalau guru mapel 7.4 (aku hehe) belum mengubah remajanya. Padahal jelas kalau Mr Ambo nyuruhnya saat kegiatan berlangsung.  Maka di hari ini, jangan sampai terlambat mengedit remaja 8.2, meskipun yakin walikelasnya takan berani sindir samping. Hehe Meskipun sedikit kurang enak badan, aku memaksakan diri untuk masuk KBM. Lagian hari ini sepertinya tidak akan terlalu  melelahkan di 8.2 ini. "Ms, idah masuknya di jam sesuatu ngajar atau dari awal mereka praktek..?" tanyaku pada ms ela yang dari kemarin mengingatkan terkait pendampingan P5 ini. "Sesuai jadwal jam ngajar ka." jawabnya. Yasudah, aku melanjutkan istirahatku di pengasuhan dan bermaksud berangkat ke KBM jam 10.05. Seperti biasa, dengan gamis hitam aku menuju tempat anak-anak 8.2 praktik P5. Ruang makan putra. Sudah ada Ms Rahmy, ms Santi dan tak lama ustad...

Perhatian

"Ms, ko lemes banget..? Ms Didah sakit ?" Tanyanya. ***  ***  *** Namanya Fadhil. Dia anak yang cukup istimewa. Walaupun sering jail pada temennya, dia tak mau dijailin temennya. Walaupun tak suka dibully dan dijadikan bahan olok temennya, tapi dia selalu memulai itu pada temennya. Dia cukup sulit dalam menerima pelajaran, memahami yang disampaikan, dan mengerjakan tugas yang diberikan. Dia sering menggerutu karena hal-hal sepele yang tidak sesuai dengan keinginannya. Dia gampang sekali menyerah dan pasrah terhadap ujian yang dia terima.  Dia pemarah, tapi didengarkan. Dia juga selalu ingin mendapatkan perhatian lebih dari sang guru. "Sssst, hei jangan berisik" katanya kepada teman-temannya. Semuanya Pagi ini badan masih terasa lemas, ditambah harus menuju Lab putra di lantai 3. Seperti biasa, anak-anak sudah menunggu di depan pintu lab. Menunggu aku membuka dengan kunci yang kupegang. Tapi karena capek, jalanku cukup lambat dan santai. Ketika anak-anak 7.4 sudah ma...

Istirahat sejenak

Hari ketiga mulai membaik dari badan lemes dan kepala berat, dan demam. Rabu sore ketika anak kelas 11 dan beberapa musyrifah baru datang dari rihlah ke villa, badan mulai terasa kurang enak. Awalnya kukira sekedar lelah setelah ngajar di 3 kelas yang berbeda, 7.5, 7.6 dan 8.1. Sehingga kupaksakan untuk tetap ikut al-waqiah dan tahfizh. Terlebih rencananya kami akan pergi ke playtopia kamis sore. Kami : Idah, susi, kasindi, kaica dan musyrifah yang mau aja. "Masa iyaa, aku izin halaqah maghrib tapi esok harinya pergi jalan-jalan." Fikirku. Jadi kupaksakan maghrib itu tetap hadir di halaqah seperti biasa.  "Ka Didah ngantuk ya..?" tanya Balqis seusai Halaqah. Aku hanya tersenyum dan segera menuju kantor pengasuhan. Segera kubaringkan badan di lantai pengasuhan, rasanya badan sudah sangat tidak bersahabat. 'Oiyaa, belum makan seharian ini.' "Sus, makan yuuk. Idah ada baso aci tadi sore titip ke ka difaa." akhirnya kami makan baso aci + nasi, beberapa...

Hari Terakhir

 Sabtu, 11 Mei 2024 Aku terbangun jam 3 dini hari. Buru-buru kubuka kembali buku yang semalam kusiapkan untuk menulis pesan untuk anak-anak halaqah yang esok hari sudah tidak disini lagi. Haii, Flaniaa.. Selamat yaa sudah sampai pada titik ini. Satu demi satu pesan itu kutulis, rasanya sangat menyesakkan. Berpisah dengan anak-anak ceria yang senantiasa menghormati dan menghargai adanya kita. Berjauhan dengan anak-anak baik dan menyenangkan yang sudah hampir datu tahun memberikan kenyamanan. Berjarak dengan mereka yang selalu mendengarkan nasihat dan mengikuti arahan.  Tak ada lagi keponya, cerewetnya, candaannya dan suara-suara lirihnya saat menghafal & menyetorkan hafalan. Adzan shubuh sudah berkumandang, tapi belum setengahnya dari keseluruhan anggota suratnya selesai. Tapi tak apa, rencananya setelah shubuh saat halaqah ku coba selesaikan.

Tahkiim

Menulis Ayat Quran

Setelah Libur Idul Fitri