Perhatian
"Ms, ko lemes banget..? Ms Didah sakit ?" Tanyanya.
*** *** ***
Namanya Fadhil. Dia anak yang cukup istimewa. Walaupun sering jail pada temennya, dia tak mau dijailin temennya. Walaupun tak suka dibully dan dijadikan bahan olok temennya, tapi dia selalu memulai itu pada temennya.
Dia cukup sulit dalam menerima pelajaran, memahami yang disampaikan, dan mengerjakan tugas yang diberikan.
Dia sering menggerutu karena hal-hal sepele yang tidak sesuai dengan keinginannya.
Dia gampang sekali menyerah dan pasrah terhadap ujian yang dia terima.
Dia pemarah, tapi didengarkan.
Dia juga selalu ingin mendapatkan perhatian lebih dari sang guru.
"Sssst, hei jangan berisik" katanya kepada teman-temannya. Semuanya
Pagi ini badan masih terasa lemas, ditambah harus menuju Lab putra di lantai 3. Seperti biasa, anak-anak sudah menunggu di depan pintu lab. Menunggu aku membuka dengan kunci yang kupegang. Tapi karena capek, jalanku cukup lambat dan santai.
Ketika anak-anak 7.4 sudah masuk Lab dan duduk di kursi masing-masing, aku duduk sejenak di kursi karena cukup kelelahan.
"Ms, ko lemes banget..? Ms Didah sakit ?" tanya Fadhil.
Aku tersenyum.
Ya, selain hal-hal yang disebutkan diatas, dia adalah seorang yang sangat perhatian. Peka akan sekitar dan ramah untuk sekedar menyapa di persimpangan.
Pernah suatu ketika, dia menyapa dari balik pos satpam sambil meminjam charger hp.
Dan itu membuatku serasa diistimewakan.
Sesederhana itu bahagia seorang guru.
Dan menuju penghujung tahun ajaran ini, khususnya dibidang yang kupegang, dia terlihat membaik.
Selalu cepat dan cekatan saat mengerjakan tugas yang diberikan, memperhatikan semua penjelasan. Dan itu membuatku semakin yakin bahwa setiap anak memiliki kelebihan masing-masing.
Bahwa, setiap anak itu istimewa dan luarbiasa.
Semoga kamu menjadi anak yang sukses yaa, Fadhil.
Begitupun anak-anakku 7.4 yang lain.
Pamulang, 19 Mei 2024
Komentar
Posting Komentar