Terasing
Beberapa hari ini, anak itu memang selalu datang mengetuk pintu kamar. Dengan cerita yang hampir sama tentunya. Yang membedakan hanya suasana hatinya. Kalau hatinya sedang kuat dan cara mengambil hikmah nya sedang baik, dia cerita dengan tenang dan lapang. Lain kalau suasana hatinya sedang sempit dan berat. Satu kata ia sampaikan, 2 menit selanjutnya tangisan. 'Seberat ituu yaa masalah pertemanan..? ' Tanyaku dalam hati. "Gapapa yaa. Kita gaharus temenan deket sama si A. Banyak loh temen yang lain juga." "Tapi ka Didah, dia itu ngehasut orang biar jangan deketin aku. Aku Capek ka Didah." katanya sambil menangis. "gini gini.. Pertama, tujuan kita disini bukan buat nyari temen aja. Iyakan..? Ada hal-hal lain yang harus lebih diutamakan. Belajar disekolah, hafalan Al quran, tugas² sekolah juga, banyak kan.. Coba sekarang Keyla mau ga bahagiain ayah ibu..?" "Mau," jawabnya. "iyaa semua orang juga mau, dan orang yang bahagiain banggai...