Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023

Polusi Jakarta

Jum'at 18 Agustus 2023 setelah mengajar kelas 7.4 aku berangkat menjemput Dewi ke Mampang, Jaksel. Sebelumnya kita memang sudah janjian untuk hari ini. Sebenarnya Dewi keukeuh mau naik Busway sajaa, tapi aku yang sudah lama tidak menikmati perjalanan panjang dengan motor memaksanya agar dia dijemput saja. Ditambah, ternyata jam 11 busway sudah libur kalau hari Jum'at. Ditengah perjalanan aku mampir ke indomaret untuk membeli minum dan mengabari dewi sekalian menyalakan Google maps, maklum meskipun sudah beberapa kali kesana tetap saja lupa lagi jalurnya, karena jalan yang selalu berbeda setiap berkunjung. Hehe.  Hari itu, matahari terasa sangat terik. Tanpa sunscreen dan kaos tangan ternyata membuat kulit terasa terbakar, tapi tak apa. It's A Journey. Perjalanan jauh dengan motor adalah ajang untuk berfikir, Melamun, Nostalgia, mengarang ceritaa dan bersyukur tentunya. Ini yang aku suka. Apalagi setelah tragedi perlombaan 17 Agustus Kemarin yang cukup ruwet dan mumet. Tiga ...

Merdeka

 17 Agustus 2023. Seperti biasa, dalam rangka memeriahkan HUT RI kami mengawali pagi dengan upacara memperingati kemerdekaan. Dengan drescode batik. Walaupun ada drama bendera kebalik, acara cukup lancar.  Setelah upacara selesai, aku dan teman-teman Musyrifah bergegas ke kantor pengasuhan untuk menyiapkan lomba. Sebagian masih sibuk memotret momen anak-anak didepan banner HUT RI, sebagian lagi bolak balik mengurus konsumsi. Jam 09.20-12.00  perlombaan berlangsung. Sesekali kuambil hp untuk memfoto anak kamar. Agar ketika dishare, tidak ada lagi orangtua yang komplain karena anaknya tidak masuk frame. Meski pada akhirnya, ada sajaaa anak yang Terlewat.  Tiga lombaaa yang awalnya dirasa terlalu sedikit ternyata memakan waktu cukup lama. Mungkin karena ustadz ali hanya memberikan waktu sampai dzuhur saja. Jadi terasa dikejar-kejar. Ditambah jumlah santri yang cukup banyak, membuat perputaran lomba juga lama.  Dalam proses berjalanannya, lomba yang sudah dipersiapk...

Tragedi Kunci Lab

Masuk Tahun Ajaran Baru ini, cukup banyak drama yang dilewatinya. Mulai dari bimbang lanjut atau nggak karena abi yang nyuruh buru-buru pulang dan mengabdi di masyarakat tapi gamau dulu pulang karena masih pengen disini setaun lagi aja, minimal, drama selanjutnya adalah bergelut dengan Magang dan semua embel-embelnya, dimana minggu terakhir magang adalah minggu raker awal tahun... But, Alhamdulillah.. Allah menakdirkanku untuk tetap disini.  Aku memutuskan untuk mengiyakan tawaran mengajar di MTs, ketika itu. Meskipun sehari setelahnya, aku uring-uringan mencoba menolak dan mencabut persetujuanku. "Gabisaa ka, gapapa Gampang ko ngajar TIK, udah ada modulnya juga." Katanya meyakinkan.  Minggu raker aku dibingungkan oleh kegelisahan "Apa saja yang harus disiapkan, Aku harus ngapain, Aku harus gimana, Siapa yang harus kutanya.." dan pertanyaan-pertanyaan lain yang lari-lari dipikiran. Kebingunganku bertambah karena aku sudah lama gak hadir magang.  Ketika Al-Qutab berl...