Keinginan

Selepas Nobar, beberapa anak kelas 12 menghampiri Ms Ela, malu-malu. 

"Ms Ela, kitaa kan besok gapulang. Boleh ga besok olahraga."

"Boleeeeh." Jawab Ms Ela. Karena memang selama ini tak pernah ada larangan untuk olahraga, bahkan difasilitasi laptop. 

"Tapi Olahraganya, jogging yaa ms." tambah mereka. Mereka senyum-senyum. Ms Ela juga, sepertinya faham kalau izin jogging ini ada kelanjutannya.

"Kenapa harus jogging.?"

Mereka tersenyum lagi. "Soalnyaaa, kitaa pengen belii jajan kue subuh ms."

"Lah, mau jogging atau mau jajan jadinya."

"Jogging sambil jajan. Hehe"

"Kan bisa besok izin, pas kalian dijenguk."

"kita ga dijenguk ms."

"yaa gapapa, bisa kan biasanya keluar pas jam penjengukan."

"beda rasanya ms. Hehe"

Negosiasi terus berlanjut. Sampai akhirnya "Ms Gabisa langsung ngizinin. Soalnya boys juga jadwal jogging kan biasanya. Jadi Ms harus izin dulu ke Mr Hadi yaaa. Besok setelah Shubuh dikabari lagi." 

Mereka pamitan untuk istirahat di kamar dengan wajah kecewa. Padahal belum ada keputusan boleh atau tidaknya. Tapi mungkin peluang nya lebih kecil sajaa.

"Mereka tuh, kalau pengen sesuatu kayanya gabisa kalau ga diturutin. Mau ini, harus ini." Ms Ela membuka pembicaraan.

"Padahal, kalau mereka tau. Kedepannya bakalan banyak sekali hal yang ga sesuai, ga semua bisa didapet, ga semua yang dipengenin bisa diturutin." Tambahnya. Aku masih mendengarkannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Guru

Karantina Kelas 9